Kamis, 19 Januari 2017

Cara Mengendarai Sepedah Motor Yang Baik Di Jalan Raya

View Article
Mister Berita - Tak dapat dipungkiri semakin hari semakin banyak jumlah sepeda motor di jalan. Kendaraan yang praktis dan relatif dapat menembus kemacetan ketimbang mobil. Selap-selip setiap ada ruang gerak sering kali menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Tak jarang terlihat tak mau mengalah satu sama lain sekalipun sesama pengguna sepeda motor.

Menjadi pengendara sepeda motor, yang perlu kita perhatikan di jalan, agar mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan lalu lintas antara lain:

1. Tetap berjalan di jalurnya:

Banyak ditemui gerakan sepeda motor yang seakan mengambil jalur lain saat mendahului, seperti pada gambar di atas. Hal ini cukup berbahaya, karena mobil di belakangnya juga bergerak maju. Bukan tak mungkin pengemudi mobil tak melihat motor tersebut dan memacu kendaraannya lebih cepat dari motor.

Akibatnya motor akan tertabrak (terdorong) mobil di belakangnya. Ini yang banyak tak disadari oleh pengendara motor. Untuk pengendara mobil, gerakan motor seperti di atas sering mengejutkan.

Saran:

Sebaiknya jangan pernah mengandalkan pengendara lain dapat mengantisipasi gerakan kita. Belum tentu pengendara lain melihat, peduli atau mempunyai reaksi/refleks yang bagus atas gerakan kita. Tetaplah mengendarakan motor di jalur yang bagus, tak memotong jalur kendaraan lain.

2. Sabar saat memotong jalur:

Saat berbelok memotong jalur, sering terjadi motor memotong jalur mobil yang juga sedang berbelok.
Akibatnya, motor tertabrak oleh mobil. Kegiatan memotong jalur tersebut sangat berbahaya khususnya jika kebetulan yang dipotong jalurnya tersebut merupakan kendaraan yang tinggi (truk, tronton, bus, dan sebagainya), karena motor tak terlihat oleh si pengemudi.

Sabar:

Sabarlah untuk memberi peluang pada kendaraan yang lebih besar menyelesaikan kegiatan beloknya. Sebaiknya jangan pernah mengandalkan pengemudi mobil/bus/truk melihat keberadaan kita.


3. Tak menyalip dari sisi dalam tikungan

Pada tempat putar balik (U-Turn) maupun di belokan, sebaiknya motor tak menyusul dari sisi dalam, saat ada kendaraan lain (mobil/bus/truk) sedang memutar balik.
Akibatnya, motor akan terjepit oleh trotoar atau pembatas jalan.

SARAN:

Sebaiknya jangan mengandalkan pengendara lain melihat keberadaan kita saat berbelok, karena pengendara lain akan memperhatikan kendaraan lain dari arah lain.
Menyusul dari sisi dalam tikungan / U-Turn, sangat berbahaya.

Untuk alasan keselamatan di jalan, sebaiknya:

  1. Jangan mengira orang lain melihat keberadaan kita: Kita perlu ingat bahwa sudut pandang tiap kendaraan berbeda-beda, banyak blind spot yang sering menimbulkan terjadinya kecelakaan.
  2. Jangan mengira orang lain memiliki kemampuan mengemudi yang bagus: Tak semua pengendara mobil memiliki skill yang bagus dalam mengemudi, banyak juga pengemudi baru yang belum banyak memiliki pengalaman di jalan. Kurangnya pengetahuan skill maupun etika mempengaruhi gaya mengemudi mereka.
  3. Jangan mengira orang lain memiliki reaksi / refleks yang bagus dari gerakan/aksi kita: Usia, jenis kelamin, tingkat emosi, kesehatan dan berbagai macam lainnya sangat berpengaruh pada reaksi atas suatu kejadian di jalan, ini juga sering menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
  4. Jangan mengira orang lain mau mengalah untuk kita: Mulailah dari diri kita sendiri untuk mencoba mengalah, memberi jalan, memberi peluang untuk kendaraan lain.
  5. Jangan mengira kendaraan lain pada kodisi yang bagus: Kondisi rem, Steer, Stang, dan sebagainya, seringkali menjadi faktor penyebab kecelakaan apabila bermasalah. Semoga menginspirasi!.

Tips Cara Cepat Belajar Mengendarai Sepeda Motor Matic

View Article
Sebenarnya tips yang akan kita bahas disini selain untuk sepeda dan motor matic juga bisa diterapkan untuk belajar motor lain selain matic. Khusus untuk motor matic sangat mudah digunakan jika dibandingkan dengan motor lain, seperti motor bebek, motor sport, dll, yang menggunakan kopling dan persneling. Dalam hal ini motor matic sudah dirancang agar semua proses kerjanya dilakukan secara otomatis agar lebih mudah menggunakannya.

Tetapi berbeda halnya jika anda seorang wanita, bila dibandingkan dengan pria, wanita lebih sulit dalam mengendarai motor, banyak faktor yang mempengaruhinya, terutama beban motor yang dirasa berat. Dikarenakan terlalu fokus terhadap keseimbangan motor, maka hal lainnya terlupakan seperti belok tanpa lampu sign/riting ataupun belok tanpa melihat keadaan jalan sekitar. Hal-hal kecil seperti itu dapat meresahkan pengguna jalan lainnya, namun hal ini bisa kita atasi dan kita bahas dalam pembahasan selanjutnya.

Jika sebelumnya kita juga belum bisa naik sepeda sama sekali sebaiknya belajar terlebih dahulu Cara belajar keseimbangan menaiki sepeda/motor, karena resikonya lebih kecil daripada langsung belajar menggunakan motor matic. Namun anda juga bisa langsung membaca Cara belajar mengendarai motor tanpa kopling manual atau motor bebek ataupun Cara belajar mengendarai motor berkopling manual. Itupun jika anda suka dengan tantangan yang lebih besar daripada motor matic.

Beberapa hal/tips aturan pemakaian yang perlu diketahui tentang motor matic (hampir semua motor matic sama dalam fungsi dan caranya):
  • Motor bisa dinyalakan jika tuas rem ditarik.
  • Motor tidak bisa dinyalakan jika standart samping diturunkan.
  • Standart samping ada di kaki kiri.
  • Tuas rem ban depan ada di depan tangan kanan 
  • Tuas rem ban belakang ada di depan tangan kiri.
  • Handle gas ada di tangan kanan.
  • Tombol double starter ada di tangan kanan.
  • Tuas kick starter ada di kaki kiri penumpang.

Jika sudah paham dengan beberapa cara dan hal diatas maka kita bisa langsung ke tahap berikutnya yaitu belajar mengendarai motor matic. Berikut cara-caranya:
  1. Buka penutup lubang kunci (jika ada).
  2. Tancapkan kunci dan putar ke posisi netral.
  3. Pastikan standart samping (jagrang) sudah dinaikkan.
  4. Tarik tuas rem.
  5. Starter atau nyalakan mesin (bisa menggunakan double starter atau kick starter)
  6. Biarkan mesin menyala sampai 1 menit agar mesin panas.
  7. Jalankan motor dengan memutar handle gas pelan-pelan sembari melepas tuas rem pelan-pelan.
  8. Selama berkendara tetaplah pada jalur dan kecepatan yang aman.
  9. Saat akan berhenti kurangi putaran handle gas secara perlahan dan tarik tuas rem pelan-pelan.
  10. Putar kunci ke posisi OFF atau LOCK. (lebih bagus dengan membiasakan kunci pada posisi LOCK).
  11. Sebelum meninggalkan motor matic cabut kunci dan turunkan standart samping atau standart tengah.

Tetaplah waspada akan keamanan motor matic anda dengan mengunci motor matic dalam kondisi LOCK meskipun sekarang fitur LOCK sudah bisa diakali pencuri motor dengan cairan khusus. Jika perlu beri pengamanan tambahan untuk motor matic anda, yaitu dengan memberi Kunci cakram.

http://www.ardilas.com/2013/07/tips-cara-cepat-belajar-mengendarai-menaiki-sepeda-motor-matic.html